Pemkot Cirebon Luncurkan Mobil Pangan Keliling

Cirebon, Suararadarcakrabuana.com – Pemerintah Kota Cirebon terus memperkuat upaya pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan meluncurkan layanan Mobil Pangan Keliling (Mol Pangling) di Pasar Induk Jagasatru, (13/6/2026).

Peluncuran layanan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, dan dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon Wihujeng Ayu Rengganis, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Harry Saputra Gani, Sekretaris Daerah Kota Cirebon Iing Daiman, unsur Forkopimda, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Program Mol Pangling merupakan tindak lanjut dari hasil High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Cirebon yang digelar pada 12 Mei 2026.

Dalam pertemuan tersebut disepakati pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga pangan dan kelancaran distribusi barang untuk mempertahankan laju inflasi pada kisaran target nasional sebesar 2,5±1 persen.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo mengatakan peluncuran Mol Pangling menjadi bagian dari komitmen Pemkot Cirebon dalam mempertahankan capaian pengendalian inflasi yang selama ini telah diraih.

“Beberapa waktu lalu Kota Cirebon mendapatkan penghargaan dalam pengendalian inflasi pertama tingkat Jawa-Bali. Hari ini merupakan salah satu upaya kami untuk menjaga dan mempertahankan capaian tersebut melalui kehadiran Mobil Pangan Keliling,” ujar Edo.

Menurutnya, Mol Pangling akan beroperasi secara rutin dengan menyasar berbagai wilayah di Kota Cirebon untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

“Mobil Pangan Keliling ini akan terus bergerak untuk membantu menjaga stabilitas harga di Kota Cirebon. Kebutuhan pokok yang dijual melalui layanan ini diharapkan bisa lebih murah dan kompetitif dibandingkan harga di pasaran,” katanya.

Selain menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau, Pemkot Cirebon juga memanfaatkan program tersebut sebagai sarana edukasi kepada masyarakat.

Bersamaan dengan peluncuran Mol Pangling, pemerintah turut menghadirkan mobil videotron yang akan digunakan untuk menyampaikan berbagai informasi dan edukasi publik secara langsung di tengah masyarakat.

“Selain Mol Pangling, kami juga meluncurkan mobil videotron sebagai media edukasi. Ke depan kami akan terus mengembangkan program ini, termasuk kemungkinan menambah armada Mol Pangling agar jangkauannya semakin luas,” ungkap Edo.

Dalam kesempatan yang sama, Edo menjelaskan keberadaan Warung Peduli Inflasi (Waduli) yang saat ini telah beroperasi di Pasar Induk Jagasatru. Program tersebut menjadi salah satu instrumen pendukung dalam menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Saat ini, Waduli baru tersedia satu unit di Pasar Induk Jagasatru. Namun, Pemkot Cirebon berencana menambah titik layanan baru dalam waktu dekat.

“Untuk Waduli saat ini baru ada satu di Pasar Jagasatru. Mudah-mudahan ke depan bisa bertambah satu atau dua lagi. Rencananya satu Waduli lagi akan hadir di Pasar Pagi dan saat ini sedang dalam tahap persiapan,” jelasnya.

Edo menambahkan, Mol Pangling nantinya akan hadir secara bergilir di seluruh kelurahan di Kota Cirebon dengan jadwal kunjungan minimal satu kali setiap pekan.

“Langkah diharapkan mampu mendekatkan akses pangan murah kepada masyarakat sekaligus memperkuat pengendalian inflasi dari sisi distribusi dan ketersediaan barang,” pungkas Edo

 

 

Wonk Alit/SRC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!