Cirebon Sekarang Mempunyai 30 Desa Wisata Baru

Cirebon. Suararadarcakrabuana.com – Pemerintah Kabupaten Cirebon sekarang telah  memiliki 30 Desa Wisata baru di wilayahnya. Dengan adanya keberadaan Desa Wisata diyakini akan memperkuat sektor pariwisata dan menggerakkan perekonomian di Kabupaten Cirebon.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kabupaten Cirebon, Amin Mugni, menjelaskan penetapan 30 desa wisata baru merupakan upaya pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pariwisata berbasis masyarakat desa dan sebagai penggerak utama ekonomi dan sebagai penggerak utama ekonomi daerah.

“Kegiatan ini merupakan program prioritas pemerintah daerah yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” tutur Amin, Kamis, 9 Oktober 2025. Penyerahan SK Desa Wisata tersebut telah berlangsung di Desa Matangaji, Kecamatan Sumber, sehari sebelumnya.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/alasan-kdm-tak-ikut-geruduk-purbaya-soal-pemotongan-tkd/

Amin menambahkan bahwa sektor pariwisata dan UMKM telah terbukti mampu menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Bahkan Amin pun mengklaim bahwa dari 60 desa wisata yang sudah ada telah banyak yang menunjukkan inovasi dalam pengelolaan kepariwisataan sehingga menambah pendapatan asli di desa mereka.

Sementara itu Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Disbudpar Kabupaten Cirebon, Syafrudin Aryono menjelaskan bahwa tantangan pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Cirebon membutuhkan sinergi dari berbagai pihak.

“Tantangan memang banyak, tapi kami percaya dengan niat baik dan kerja sama semua pihak, pariwisata desa bisa menjadi sumber pendapatan asli desa yang berkelanjutan,” tutur Aryono.

Untuk itu, lanjut Aryono, pihaknya terus berupaya untuk menjalin komunikasi dan kemitraan dengan banyak pihak untuk bersama-sama menggerakkan sektor pariwisata di Kabupaten Cirebon.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/prabowo-rapat-bareng-ketua-mpr-kepala-bin-di-hambalang/

Salah satu Desa Wisata baru yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten  Cirebon yaitu Desa Karangsuwung, Kecamatan Karangsembung. Desa tersebut sekarang sudah resmi menyandang status Desa Wisata kategori pengembangan.

“Kami bersyukur atas penetapan desa kami sebagai desa wisata. “Ini menjadi cambuk semangat bagi kami, khususnya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang akan segera melaunching program-program wisata di desa kami,” tutur kuwu (kepala desa) Karangsuwung, Arief Nurdiyansyah, Kamis, 9 Oktober 2025.

Arief juga berharap Disbudpar serta instansi terkait dapat terus memberikan bimbingan, arahan, dan dukungan agar program desa wisata ini berjalan maksimal dan membawa dampak nyata bagi kesejahteraan warga.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/kemkomdigi-cabut-pembekuan-sementara-tiktok/

Desa Karangsuwung memiliki potensi besar di sektor budaya dan wisata alam. Selain nilai sejarah seperti eks Pabrik Gula Karangsuwung yang menjadi ikon kawasan, desa ini juga menyimpan kearifan lokal, kesenian tradisional, serta panorama alam pedesaan yang menawan.

”Bersama dengan desa lain di wilayah Cirebon timur, kami memiliki potensi untuk berkembang menjadi desa wisata berbasis budaya dan pemberdayaan masyarakat,” pungkas Arief. (12/10/2025)

Redaksi ; RS,SH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!