KDM Tegakan Keluarkan Larangan Pengaspalan Di Malam Hari

BANDUNG..Suararadarcakrabuana.com  — Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengeluarkan kebijakan terbaru yakni melarang pengerjaan jalan beraspal atau hotmix dilakukan pada malam hari karena bisa mempengaruhi kualitas jalan.

Dedi Mulyadi menegaskan, pengerjaan malam hari berisiko menurunkan kualitas jalan karena kondisi cuaca saat ini kerap hujan dan berkabut, terutama di wilayah pegunungan Jawa Barat.

“Saya sampaikan kepada seluruh warga Jabar agar ikut mengawasi bahkan menghentikan apabila ada kegiatan peng-hotmix-kan malam hari. Karena sekarang itu hujan, malam hari kadang berkabut, kalau di daerah-daerah pegunungan nanti kualitas hotmixnya buruk,”katanya, Senin (27/10/2025)

Baca juga ; 

Menurutnya, pelaksanaan proyek jalan di malam hari juga rawan terhadap kesalahan teknis akibat suhu udara dan kelembapan yang tidak ideal untuk proses pengaspalan.

“Potensi pengurangan volume dan buruknya udara karena tidak cocok dengan peng-hotmix-kan jalan itu akan terjadi,” katanya.

Untuk memastikan aturan ini berjalan, pihaknya telah meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Jawa Barat berkoordinasi dengan jajaran satuan lalu lintas di seluruh kabupaten/kota.

“Saya sudah meminta Kepala PU agar berkoordinasi dengan jajaran satuan lalu lintas di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat untuk sama-sama melakukan pengaturan pembangunan peningkatan jalan,” katanya.

Baca juga ; https://www.suararadarcakrabuana.com/dedi-mulyadi-ptpn-di-jabar-hentikan-kso-dengan-swasta/

Dedi meminta agar seluruh pekerjaan jalan dilakukan pada siang hari, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, demi menjaga kualitas jalan sekaligus kenyamanan masyarakat.

“Dilakukan siang hari, waktunya antara jam 9 sampai jam 3 sore. Nanti pas jam pulang orang kerja kan bisa istirahat dulu. Tidak boleh ada pengerjaan saat malam hari,” tegasnya.

Dedi juga mengimbau masyarakat ikut berpartisipasi mengawasi kegiatan pembangunan jalan di lingkungannya agar hasil pekerjaan sesuai standar dan tidak merugikan warga.

Redaksi ; Wonk Alit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *